Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label prihatin

Masih Saja Ada..

Masih Saja Ada.... Stop Menghasut Masyarakat Dengan Yang Negatif Jangan Menjadi Orang Yang BODOH... Lebih baik pindah negara aja klo tiap hari anda kerjaannya menghasut masyarakat,stop menjadi org bodoh Anda org paling goblok juga kalo anda bilang presiden anda ternyata goblok,mikir dong..mikir.. Pernyataan ini masih saja keluar dari tulisan atau komen atau status orang orang tentunya masyarakat indonesia, tak tahu apakah memang sedang emosi atau tidak, sedang dalam keadaan logis atau dibawah pengaruh... Sebenernya sih kalau kita mau melihat dari sudut pandang si penulis atau si komentator lumrah dan sah sah saja, jikalau anda masih memiliki kepribadian yang cukup baik, bijaksana, dan memiliki akhlak yang baik, serta cukup informasi dari sisi kiri dan kanannya.. nah tergantung timbangan apa yang kita pakai selanjutnya. Kebanyakan orang sekarang kan salah dalam memilih timbangan, dia memilih timbangan yang menguntungkan dirinya saja, jadi disaat kita menggunakan timbangan or...

Cerita Pendek : Undang Undang Kebencian

Karakter utama  Si OPtimis Ahli Nyebar Senyuman Yang Ngomong Ituh Selalu… SOPANSYNIS Jong Edan Pesimistik Lagak Anarkis Kritis JEPLAK SOPANSYNIS dan JEPLAK berada dibawah kepemimpinan Jendral ora keren ora wedi, dalam suatu keadaan yang teramat genting, karena mereka sedang dalam keadaan perang melawan penjajah. Sang jendral mengambil kebijakan yang mengharuskan pengorbanan beberapa prajurit, amunisi, lahan benteng pertahanan, sumber air, diberikan kepada aliansi. Si SOPANSYNIS yang selalu optimis dengan kehidupannya, optimis dengan kebijakan sang jendral dan berharap kebijakan yang dilakukan itu merupakan langkah terbaik yang dipikirkan oleh jendral. SOPANSYNIS  pun berkata “Segala yang diambil oleh jendral kita merupakan yang terbaik jadi selalulah tabah dan berdo’a ituh…” Si JEPLAK yang ngomong kayak mbelalak, pesimis dengan kebijakan sang jendral dan menuai kritik. “Jendral harusnya berfikir ulang, dan realistis kalau kekuatan kita kita berikan kepada alia...

Cerita pendek : Pak RT, SELOKAN MAMPET dan PETUGAS KEBERSIHAN

Alkisah pada sebuah daerah telah dilantik Pak RT baru, dan beliau sudah menjabat dan melaksanakan tugasnya sebagai RT beberapa hari belakangan ini. Hingga pada suatu hari timbul sebuah permasalahan SELOKAN MAMPET di daerahnya. warga yang melihat segera melapor ke Pak RT. Pak RT pun dengan sigap menuju ke SELOKAN yang dimaksud, meninjau untuk mengkonfirmasi apakah benar SELOKAN tersebut mampet, dan ternyata  benar. warga yang melihat Pak RT baru ini kagum dengan kesigapan beliau yang mau meninjau langsung ke lapangan. Dengan gembira warga menyapa dan bertanya, “benar pak ini SELOKAN yang mampet, sekiranya kapan ya pak masalah ini akan bisa kita selesaikan, karena kalau dibiarkan saja pasti akan meresahkan”. Tenang wargaku berdasarkan hasil pengamatan SELOKAN ini akan segera berhenti mampet dalam beberapa hari kedepan. Warga pun sudah merasa tenang karena Pak RT sudah menjamin beberapa hari kedepan SELOKAN pasti akan berhenti mampet. Hingga pada hari yang sudah ditentukan Pak RT pun...

masyarakat yang perlu banyak belajar

masyarakat sekarang dituntut pinter, pinter ambil informasi, pinter nyari duit, pinter menghadapi situasi. . . ada berita buruk atau bersifat negatif jangan langsung di share, coba jadi pinter, pastikan dulu kebenarannya "ntah bagaimana caranya mungkin temen2 ada yang bisa bantu" atau yah cuek aja namanya pemerintahan pasti banyak politiknya "tapi mesti diam dan cuek ya? sampai hancur semua baru nyesel :( gak tau dah ". . . ekonomi negara lagi gunjang ganjing, yah kita mesti juga pinter, pinter nyari duit, emangnya negara yang kasih kita duit? enggak kan? kita mesti kerja 2 kali lipat, kalau udah kerja dan masih kurang memenuhi kebutuhan yah pinter-pinter lah cari tambahan kerja sampingan kalau perlu gak tidur sekalian 24 jam cari makan. "nah ini kayaknya untuk masyarakat yang pinter aja nih kalau masyarakat kurang pinter gimana? emangnya sama semua kepintaran manusia dalam sebuah negara?" . . situasi sulit, harga bahan pokok dll semua mencekik, ...

Perang Dingin Yang Cukup Besar, Jokowi-JK >< Prabowo-Hatta

Media Ibarat Daerah Operasi Militer, Segala Strategi Dilakukan, Segala Cara Dihalalkan, Yang Tiada Diadakan Yang Ada Disembunyikan,Yang Benar Jadi Samar, Yang Salah Jadi Besar.  Dapat Nasehat Dari Teman, Jangan Menyebarkan Informasi Yang Memang Belum Tau Asal Usul Jelas Tidaknya, Tak Penting Benar Atau Salah, Berarti Kita Sudah Mengumbar Aib Orang Lain Dan Setiap Dosa Ada Takaran nya.  Jadi Kita Harus Bagaimana Kawan?  Banyak Sudah Artikel Berkeliaran Saat Ini,  Mau Dari Sosial Media, Televisi, Koran, Majalah,  Dirancang Untuk Menjatuhkan Lawan Satu Dengan Yang Lainnya?  Yang Mana Yang Dipegang? Inikah Yang Diinginkan Indonesia?  Untuk Mendapatkan Pemimpin Baik, Pemimpin Hebat, Apa Harus Dari Kelompok Yang Hebat? Yang Menang Debat? Yang Citran ya Lebih Baik Dan Merasa Lebih Baik? Untuk Mendapatkan Pemimpin Jujur, Pemimpin Bijaksana, Apa Dari Kelompok Yang Mengaku Jujur Tapi Menusuk Lawan Dari Belakangnya, Yang Bahkan Sudah Tidak Ada Lagi Mo...

Adakah BLSM, Atau Kartu Perlindungan Yang Saat Ini Tepat Sasaran?

Mungkin Teman-teman sekalian sudah mendengar dan melihat pembagian BLSM atau singkatan dari  Bantuan Langsung Sementara Masyarakat baik secara langsung ataupun melalui media yang terkait. Dimanapun daerahnya mulai Padang, Jawa Tengah, Tanjung Pinang  dan berbagai tempat di negeri kita ini terkesan ataupun memang perlu pembuktian statistik untuk dapat menyatakan pembagian BLSM ini tepat sasaran, atau kalau boleh saya rubah menjadi kalimat pertanyaan, Adakah BLSM ini sudah tepat sasaran seperti halnya impian dari pemerintahan kita?. Tapi sebagian besar media kita menyatakan serta menunjukkan betapa tidak tepatnya sasaran pemerintah tersebut, adanya kisruh disana sini, masyarakat yang cukup mampu pun cukup merasakan dana BLSM pemerintah ini, sedangkan masyarakat yang memang betul-betul tidak dan kurang mampu malah terkesan diabaikan. Apakah ada yang salah disaat mendata masyarakatnya? atau memang masih ada unsur mengutamakan keluarga dan lain sebagainya dalam proses pe...

Wah Wah, Asap Dari Siapa Untuk Siapa?

Mungkin Sekarang Sedang Marak-maraknya berita kebakaran hutan riau, yang membuat risih negara tetangga. Kalau ternyata penyebabnya mereka sendiri kira-kira masih bisa berkoar-koar gak ya? Berikut Ulasannya PEKANBARU, GORIAU.COM - Peristiwa kebakaran yang melanda sejumlah kawasan di daratan Provinsi Riau dikabarkan sebagian berada di areal perkebunan dan hutan tanam industri milik perusahaan modal asing asal Malaysia. Dugaana itu mencuat seiring penerbitan data hasil pantauan satelit cuaca dan pendeteksi panas bumi (NOAA) pada Selasa (18/6) yang berhasil merekam keberadaan sebanyak 148 titik panas di Riau. Sebagian diantaranya berada di areal perkebunan dan HTI milik perusahaan Malaysia. Diantaranya yakni PT Langgam Inti Hibrida . Perusahaan tersebut merupakan perusahaan milik pengusaha Malaysia, dimana pada Selasa (18/6), terdapat beberapa titik kebakaran lahan di arealnya yang berlokasi di Desa Sering, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan. Kemudian, demikian Dishu...

Menyumbang Rp 100 Untuk Membantu Negara Indonesia

Untuk Seluruh Rakyat Indonesia Mungkin anda sedang sibuk dengan aktifitas anda saat ini, ada yang sekolah, bekerja, mengurus rumah tangga, mengembangkan usaha, memikirkan masa depan, menggerutu tentang kehidupan, atau bahkan tidak melakukan apa-apa sama sekali. Begitu banyak elemen-elemen masyarakat yang hidup di negara yang kita cintai ini Indonesia, kalau dilihat dari faktor ekonomi, bisa dikelompokkan dari bawa - menengah - atas. Tapi Dari seluruh kalangan ini pasti tau yang namanya Rp 100, Anda mungkin sudah tahu bahwa negara Indonesia sudah terhutang cukup banyak atau memang banyak (mencapai Rp 2000 Triliun). Baik itu kepada Bank Dunia, Bank Asia, Dan Lain-lainnya. Anda juga sudah dengar kabar berita bahwa BBM akan segera dinaikkan, dan sudah disetujui naik oleh para petinggi-petinggi negara kita (sebagian besar). Tinggal menunggu Dekrit (Putusan) Presiden untuk segera menaikkannya. Miris Bukan?? Karena semakin tercekiknya kehidupan masyarakat kalangan bawah - menegah di n...