Langsung ke konten utama

Wah Wah, Asap Dari Siapa Untuk Siapa?

Mungkin Sekarang Sedang Marak-maraknya berita kebakaran hutan riau, yang membuat risih negara tetangga. Kalau ternyata penyebabnya mereka sendiri kira-kira masih bisa berkoar-koar gak ya? Berikut Ulasannya

PEKANBARU, GORIAU.COM - Peristiwa kebakaran yang melanda sejumlah kawasan di daratan Provinsi Riau dikabarkan sebagian berada di areal perkebunan dan hutan tanam industri milik perusahaan modal asing asal Malaysia.

Dugaana itu mencuat seiring penerbitan data hasil pantauan satelit cuaca dan pendeteksi panas bumi (NOAA) pada Selasa (18/6) yang berhasil merekam keberadaan sebanyak 148 titik panas di Riau. Sebagian diantaranya berada di areal perkebunan dan HTI milik perusahaan Malaysia.

Diantaranya yakni PT Langgam Inti Hibrida. Perusahaan tersebut merupakan perusahaan milik pengusaha Malaysia, dimana pada Selasa (18/6), terdapat beberapa titik kebakaran lahan di arealnya yang berlokasi di Desa Sering, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan.

Kemudian, demikian Dishut, NOAA juga mendeteksi beberapa titik kebakaran lahan di kawasan perkebunan milik PT Bumi Reksa Nusa Sejati yang juga milik pengusaha Malaysia. Menurut data tersebut, sejumlah titik panas itu berda di dua lokasi areal perkebunan PT BUmi Reksa Nusa Sejati, yakni di sekitar Desa Simpang Kateman, Kecamatan Pelagiran, dan satu lagi di sekitar Desa Bente, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir.

Titik panas menurut data tersebut juga berada di kawasan perkebunan milik perusahaan Malaysia lainnya, seperti PT Tunggal Mitra Plantation, PT Udaya Loh Dinawi, PT Abdi Plantation, PT Jati Jaya Perkasa, PT Multi Gambut Industry, PT Bumi Reksa Nusa Sejati, dan PT Mustika Agro Lestari.

Kemudian kebakaran juga terjadi di kawasan hutan tanam industri milik PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) yang sebagian sahamnya juga dimiliki oleh pihak asing.

Menurut informasi pejabat pemerintah setempat, kebakaran di sekitar area industri milik perusahaan-perusahaan asing tersebut memang sering terjadi saat kemarau. Tak pelak, perusahaan itu kemudian 'meng-ekspor' asap sisa kebakaran lahan itu ke negera asalnya.

Kita tunggu saja langkah pemerintah Indonesia, terhadap permasalahan ini. Apakah Negara-negara tetangga masih terus berteriak-teriak minta pertanggung jawabannya?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apa itu Gambas ???

Gambas adalah sebuah bahasa pemrograman pada platform Linux, yang berorientasikan pada visual / grafis. Model bahasa yang dimiliki oleh gambas hampir mirip memang dengan bahasa pemrograman yang dibuat oleh microsoft yaitu visual basic, ini dikarenakan gambas merupakan interpreternya bahasa Basic. Gambas bukanlah Clone-nya Visual Basic. Perbedaannya dengan VB..... sebelum kita melihat perbedaannya ada baiknya kita lihat dulu karakteristiknya.... Untuk Visual Basic : > Berjalan pada sistem operasi Windows tentunya > Merupakan program yang memiliki lisensi proprietary atau komersil alias bayar.Untuk dapat menggunakan program ini proggrammer harus membeli atau membayar lisensi secara resmi. Bila programmer menggunakan versi bajakan maka sang proggrammer akan mendapatkan sanksi hukum yang berlaku. Jadi apabila anda seorang programmer yang menggunakan VB untuk membuat program maka anda harus membayar lisensi dan melegalkan program yang anda buat tersebut. > Merupakan ...

Nokia Store Akan Tutup Tahun 2016? Apakah Ini Akhir Dari OS Symbian?

Siapa yang tidak mengenal raja telepon genggam a.k.a (handphone, ponsel)  Nokia  ? Ya Nokia pernah merajai pemasaran ponsel dunia. tapi seiring waktu mulai lahirnya perusahaan serupa seperti Samsung, Sony  dll. Belum lagi kemunculan Android, IOS Iphone, blackberry yang membuat perusahaan ini cukup memutar serta memeras ide sekuat tenaga dan pikiran agar tetap bisa bersaing kembali di pasar celular dunia. Serta kedekatan Nokia Dengan Microsoft apakah ini akan menghasilkan pertumbuhan yang baik juga untuk perusahaan yang dulunya adalah salah satu perusahaan kertas terkemuka di dataran Eropa ini. Imbas ini akibat enggan nya Nokia Menggunakan OS Android dan lebih memilih yang berbayar yaitu Window Phone. Ini masih jadi misteri memang, tapi perjuangan nya cukup di acungkan jempol, sampai-sampai Bapak teknologi kita Bapak  B.J Habibie inginkan perusahaan D.I Dirgantara Indonesia menjadi setenar perusahaan Nokia . Menurut sebuah posting yang diungkap di ...

Avatar Kora Book Two Episode 10

Nah sudah di download belum episode-episode sebelumnya? dari 1 ~ 9 kalau belum silahkan berkunjung di post saya sebelumnya atau klik link ini . Oke lanjutannya kali ini menceritakan Kora memasuki dunia roh atau spirit, dengan bantuan anak dari tenzin (anak avatar aang pengendali udara).  Cukup menarik gambar serta setting viewnya seperti datang kedunia imajinasi. Dalam cerita ini banyak menghubungkan dengan karakter avatar sebelumnya seperti jenderal Iroh , Burung hantu yang punya perpustakaan , dan pastinya Unalaq serta Vaatu tetap ada dalam episode kali ini. Nah kalau udah penasaran silahkan nih download aja episode 10 avatar kora book two Disini . Link Download