Langsung ke konten utama

Menyumbang Rp 100 Untuk Membantu Negara Indonesia

Untuk Seluruh Rakyat Indonesia

Mungkin anda sedang sibuk dengan aktifitas anda saat ini, ada yang sekolah, bekerja, mengurus rumah tangga, mengembangkan usaha, memikirkan masa depan, menggerutu tentang kehidupan, atau bahkan tidak melakukan apa-apa sama sekali. Begitu banyak elemen-elemen masyarakat yang hidup di negara yang kita cintai ini Indonesia, kalau dilihat dari faktor ekonomi, bisa dikelompokkan dari bawa - menengah - atas. Tapi Dari seluruh kalangan ini pasti tau yang namanya Rp 100,

Anda mungkin sudah tahu bahwa negara Indonesia sudah terhutang cukup banyak atau memang banyak (mencapai Rp 2000 Triliun). Baik itu kepada Bank Dunia, Bank Asia, Dan Lain-lainnya.

Anda juga sudah dengar kabar berita bahwa BBM akan segera dinaikkan, dan sudah disetujui naik oleh para petinggi-petinggi negara kita (sebagian besar). Tinggal menunggu Dekrit (Putusan) Presiden untuk segera menaikkannya.

Miris Bukan?? Karena semakin tercekiknya kehidupan masyarakat kalangan bawah - menegah di negara kita. Kalangan atas dengan segala usahanya mungkin pusing juga untuk menaikkan gaji para pegawainya. Ia kalau Naik? Kalau Enggak? Lagi-lagi rakyat bawah - menengah yang makin menderita.

Sudah capek rasanya kita melihat hutang negara yang rasanya sulit atau memang sangat sulit untuk diturunkan. Sehingga tidak mungkin ngutang lagi untuk mensubsidi BBM di Indonesia tercinta ini. Dan sepertinya menjadi alasan bagi pemerintah Indonesia untuk berdalih ini dan itu ( tapi yang paling keras ada yang mengatakan bahwa masyarakat indonesia jangan hanya hidup di alam mimpi!! karena harga minyak dunia berbeda dengan minyak yang ada di negara kita), kita tidak bisa menyalahkan juga karena para petinggi Mungkin Selalu Memikirkan ini dan itu untuk mengubah angka hutang negara kita menjadi Rp 0 itu kemungkinan. Tapi alhasil makin tinggi juga angka kemiskinan di negara yang kita cintai ini.

Nah Ini Hanya Gagasan/ Ide Gila, yang mungkin pernah atau tidak pernah nya terfikirkan oleh rakyat indonesia, khususnya saya. Anda cukup tahu kan Rp 100 !! semua kalangan tahu, pastinya. Daripada menggerutu meminta-minta pemerintah bagaimana kalau kita yang kasih bantuan untuk pemerintah? minimal tidak dinaikkan nya BBM di negara kita ini. Begini ide nya

Kalau Seluruh Rakyat Indonesia Menyumbang 1 Hari

Rp. 100 x 218.086.288 Orang (Data Statistik 2005) = Rp 21.808.628.800

Ke Negara Kira2 Membantu Negara Gak Ya???
Biar Gak Ngutang, Gak Naikin BBM

Itu Baru Statistik 2005 Kalau 2013 Mungkin Lebih Banyak, Kalau 5 Hari>> Baru Rp.500
alias Gopek :) Kira-kira Berapa Ya Angkanya :)
Mungkin saya butuh bantuan teman-teman semua untuk menghitungnya. :)

Mungkin bagi sebagian besar orang akan menertawakan ide ini, tapi pertanyaan untuk  kita? mau gak berkorban hanya 1 Hari Rp. 100, 5 Hari Rp.500 (Gopek) saja untuk negara kita. Agar kehidupan masyarakat kalangan bawah -  menengah gak menderita?

Saya bukan orang yang ingin menampung dana teman-teman semua, saya juga bukan sebagai pihak pemerintah yang ingin mengemis kepada rakyatnya. Tapi saya hanya ingin membuka jalan bagi kita semua untuk berpikir kembali setuju kah anda untuk memberikan Rp 100 s/d Rp. 500 untuk negara?

Bahkan kata teman saya kalau Rp. 500 x 7 Hari x Jumlah Rakyat Indonesia = Hutang Indonesia Bisa Lunas!! Hahaha Ide Yang Gila!!

Mudah-mudahan Petisi ini cukup menggerakkan hati dan pikiran teman-teman semua, khususnya rakyat Indonesia, kalau petisi ataupun ide ini cukup dapat di nalar dan diterima dengan baik mohon sampaikan kepada seluruh rakyat indonesia.


Rakyat Biasa
Didit Nandra

Kalau Anda Setuju Silahkan Tanda Tangani Petisi Change.org
http://www.change.org/id/petisi/seluruh-rakyat-indonesia-menyumbang-rp-100-untuk-membantu-negara-indonesia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Anda PKWTT Atau PKWT ? Kontrak Atau Tetap

Sempat bingung dengan istilah-istilah PK, PKWT, PKWTT, akhirnya googling dapat juga :)  berikut ulasannya. Secara hukum dikenal 2 (dua) macam Pekerja yaitu Pekerja Kontrak (PKWT) dan Pekerja Tetap atau Pekerja PKWTT/Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu. Pekerja Kontrak diartikan secara hukum adalah Pekerja dengan status bukan Pekerja tetap atau dengan kalimat lain Pekerja yang bekerja hanya untuk waktu tertentu berdasar kesepakatan antara Pekerja dengan Perusahaan pemberi kerja. Dalam istilah hukum Pekerja kontrak sering disebut “Pekerja PKWT”, maksudnya Pekerja dengan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu. Jadi bisa disimpulkan bahwa PKWT itu sebenarnya Kontrak sedangkan PKWTT itu status pegawai tetap. Karena  Berdasar UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan , Pasal 56 yang menyatakan :  1. Perjanjian kerja dibuat untuk waktu tertentu atau untuk waktu tidak tertentu. 2. Perjanjian kerja untuk waktu tertentu sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) didasarkan atas : a. ja...

Fenomena Indonesia

Indonesia.. Apa Warganya Hilang Pemikirannya?? Berkumpul Tuk Demokan Yang Tak Perlu Di Elu.. Bertopeng Kreatifitas, Katanya.. Bermarga Kebebasan APANYA?? POLUSI Mata Sudah Dimana-mana.. Mau Menimbun Dosa?? Indonesia.. Pegang Teguh Pancasila.. Garuda Yang Mungkin Sudah Sakit Jangan Lagi Kau Tembaki.. Dengan Snifer-snifer Pemikiran KEBEBASAN BERKARYA Hingga Rontok Nantinya Bulu-bulu Martabat Negara Kuharap Tidak Semua Indonesia... Masih Adakah Segelintir Orang Yang Pegang Teguh Tiang Bendera Merah = Berani Tetap Tetap Menjaga dan Putih = Tuk Melindungi Ke Suci an bangsa Sakit dari Dalammu.. Jangan Pula Mau Disakiti Dari Luarmu.. Karena Masa Depan Benih-Benih Yang Masih Hijau Ada Ditangan Kita Semua.. Merdeka!!! Bukan Berarti Sesuka Hatimu Saja Fikirkan Juga Hati-hati Yang Telah Tersakiti Atas Kesanggupan Kalian Menghabiskan Harta Atas Mereka Yang banyak Tiada Punya Harta... Fenomena Indonesia.. Melek Kah Kita?? Atau Masih Tidur Dikasur Empuk Nikmatnya Dunia...

Wah Wah, Asap Dari Siapa Untuk Siapa?

Mungkin Sekarang Sedang Marak-maraknya berita kebakaran hutan riau, yang membuat risih negara tetangga. Kalau ternyata penyebabnya mereka sendiri kira-kira masih bisa berkoar-koar gak ya? Berikut Ulasannya PEKANBARU, GORIAU.COM - Peristiwa kebakaran yang melanda sejumlah kawasan di daratan Provinsi Riau dikabarkan sebagian berada di areal perkebunan dan hutan tanam industri milik perusahaan modal asing asal Malaysia. Dugaana itu mencuat seiring penerbitan data hasil pantauan satelit cuaca dan pendeteksi panas bumi (NOAA) pada Selasa (18/6) yang berhasil merekam keberadaan sebanyak 148 titik panas di Riau. Sebagian diantaranya berada di areal perkebunan dan HTI milik perusahaan Malaysia. Diantaranya yakni PT Langgam Inti Hibrida . Perusahaan tersebut merupakan perusahaan milik pengusaha Malaysia, dimana pada Selasa (18/6), terdapat beberapa titik kebakaran lahan di arealnya yang berlokasi di Desa Sering, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan. Kemudian, demikian Dishu...